*** Di kehidupan sebelumnya Mahira terlalu naif. Percaya bahwa Danan akan selalu setia padanya, kemudian tidak akan pernah membuangnya meskipun sudah menikah lagi dengan Luna, dia justru terbuang dari rumah dalam kondisi tidak memiliki apa-apa selain uang di dompet dan kredit card. Di kehidupannya yang kedua, Mahira memperbaiki diri. Tidak hanya bersikap lebih tegas pada semua orang yang menyenggol atau menyakiti hatinya, dia juga mulai memoroti uang Danan untuk menjamin hidupnya kelak ketika sudah tak bersama suaminya lagi. Sempat meminta sedikit harta yang dimiliki sang mertua, tapi ditolak, Mahira akhirnya meminta Danan untuk membangunkannya tempat usaha berupa toko kue dan toko bunga. Tidak mau di tempat sepi dan ingin toko yang besar, dua permintaan tersebut menyusul setelah Danan

