19. Jeremy

1108 Kata

"Kenapa diam?" Shaka kali ini menatap adik ipar dengan tatapan menyelidik. "Aman. Bapak tenang aja. Saya bukan istri lemah kayak di FTV yang cuma bisa nangis saat ditindas suami," sahut Amanda "Benar juga. Harusnya saya bertanya kayak gitu sama suami kamu," balas Shaka yang kemudian mengalihkan tatapan kembali pada pintu lift yang baru saja terbuka. Amanda menatap keki. "Maksud Bapak, saya gitu yang memperlakukan dia gak baik?" "Saya gak bilang. Kamu sendiri yang ngomong." Amanda hendak membalas tetapi urung. Cemberut sambil menyusul masuk ke dalam. Berdiri di sudut lift sambil menatap sebal kakak ipar. Shaka menekan tombol untuk menahan pintu lift saat melihat Aldin sedang berjalan cepat menuju lift. Aldin hanya mengangguk sopan sebagai ucapan terima kasih. Tak ada percakapan yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN