Erwin tidak pernah sekalipun mengira bahwa ia akan kembali kekediaman orangtua Hanjie. seperti ini terlebih. Kali terakhir dia mengetuk pintu rumah ini adalah ketika dia membawa foto-foto bukti yang membuat dia setengah terpaksa mengambil keputusan menceraikan Hanjie. Dan saat itu jujur saja, Erwin juga belum dapat berbuat banyak, lantaran dia masih berada dalam pengawasan sang kakek. Pria tua itu cukup ambisius, bila Erwin melakukan kesalahan tidak ada yang bisa menebak apa yang akan dia lakukan terhadap sesuatu yang dianggap sebagai pengganggu. Erwin terlalu hafal perangai orangtua itu. dan setelah berbulan-bulan dirinya tidak pernah datang kemari, semuanya tiba-tiba terasa asing sekaligus familiar diwaktu yang bersamaan. Apalagi ketika dia mengetuk pintu tersebut dan menunggu seseoran

