Pelatuk Penghakiman

2386 Kata

Sepeninggal Hanjie diantara mereka, kali ini Erwin secara agresif menarik kerah baju Marlo. Dia tidak akan membiarkan orang ketiga dalam rumah tangganya pergi begitu saja. “Kita masih ada urusan disini,” Marlo hanya tersenyum sinis. Semakin Erwin terpancing emosi itu malah semakin bagus untuknya. Semua ini tampak menguntungkannya. Bila Erwin menceraikan Hanjie tentu saja Marlo akan mendapatkan kesempatan yang lebih besar untuk mendapatkan wanita itu meskipun hal itu pastinya akan butuh lebih banyak waktu. “Kau tahu Tuan Erwin, memukulku juga tidak akan membuat situasinya berubah. Keadaan akan tetap sama. Kau tidak lihat Hanjie sudah sangat kesal padamu?” Erwin melayangkan pukulannya ke wajah Marlo tanpa mendapatkan perlawanan sedikitpun. Bahkan terus menerus memukulnya. Berulang kali

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN