Gabi melirik kearah Erwin yang sepertinya sedang berada dalam suasana hati yang bagus. Sepertinya ini waktu yang tepat bagi Gabi untuk bergerak. Perempuan itu kemudian pergi ke konter untuk membuatkan kopi bagi pria itu, sekaligus sebagai celah baginya untuk membuka perbincangan. Sebab setelah kejadian itu jujur, Erwin semakin menjaga jarak dengannya. Obrolan yang terjadi pun paling hanya sekadar soal pekerjaan. Alasan mengapa Erwin mempertahankannya disini pun bisa Gabi pahami sebagai bentuk profesionalisme pria itu. Sebab Gabi cukup percaya diri dengan kinerjanya sendiri yang diatas rata-rata. Oleh sebab itu Erwin tidak bisa memecatnya karena Gabi punya peran yang cukup penting di perusahaan ini, terlepas dari niatannya sendiri untuk berada ditempat ini tidak semata mengejar karir saja.

