Pulang adalah sesuatu yang aku dambakan sejak aku mendapatkan keputusan bahwa aku memenangkan kontrak. Ada rasa rindu dan juga rasa bersalah pada Erwin lantaran sempat mengabaikan pria itu selama aku mengurusi soal proposal yang ditawarkan dari pihak The Sun dan memberikan feedback terbaik atas hal itu. terus terang itu cukup menyibukan sampai aku tidak punya waktu tidur dan makan yang cukup selama tiga hari sebelum presentasi yang lebih seperti acara makan malam ketimbang pertemuan untuk urusan deal or no deal. Aku menyeret koperku dengan langkah berat. Rasanya kantuk dan lelah ini menjadi satu, tapi dipertemuan pertama kami nanti aku harus terlihat segar dan ceria sebab aku sangat merindukan pria itu. Maka sebelum bertemu aku mencoba untuk memperbaiki ekspresiku sendiri agar Erwin tidak

