Kami berdua duduk dengan cemas menanti hasil beberapa tes yang aku rasa terlalu mendetail hanya karena aku mengalami rasa lelah dan gejala tak lazim. Pemeriksaan kesehatanku benar-benar sangat memakan waktu, Erwin bilang dia ingin mengetahui pasti apa yang terjadi pada tubuhku sehingga aku mendapati banyak sekali pertanyaan dan juga serangkaian tes dari wanita paruh baya yang Erwin kenalkan sebagai dokter kepercayaan keluarganya. Janji Erwin yang menjemput selepas pertemuan memang benar-benar dia lakukan. Pria itu menjemputku tiga jam setelah pertemuan berlangsung. Renatta bahkan berkata bahwa Erwin terus-terusan menanyakan perihal kondisiku. Dan ya memang benar performaku sendiri tidak begitu bagus. Aku kesulitan fokus dan berkali-kali hampir jatuh tertidur dimeja rapat jika saja aku tida

