Permainan Bella.

1202 Kata
"Sayang..Adam menangis..Susui Dia.." "Adam..!!Teriak Ayu terbangun dalam mimpinya. "Hiks..Hiks..Mama merindukanmu Adam" Ayu menangis dalam Rindunya. Batinnya seperti Sekarat menahan rindu akan Bayinya yang sekarang berusia 5 bulan. Hari mulai pagi..Walau matahari belum menunjukan sinarnya, Ayu merasa tubuhnya tidak baik-baik saja. Kakinya masih sangat sakit akibat Luka-luka saat pelariannya yang gagal. Ayu mencoba berdiri dengan telapak kaki yang tidak terluka, Mengintip dari Celah Pintu keadaan di dalam kamarnya. Abraham sudah tidak ada di sofa tempat dia tidur setiap malam.. "Kemana Abraham?" Tanya Ayu dalam hati. Kakinya sangat sakit Ayu kembali tertidur di ranjangnya. "Ya Tuhan berapa lama lagi Luka ini sembuh, Aku ingim segera pergi dari tempat ini" Ayu meringis sambil mengelus lukanya. "Hai Bangun.." Teriak Abraham mengejutkan Ayu. "Aku sudah terbangun tapi kakiku sangat sakit tidak bisa berjalan keluar" Jawab Ayu teriak dari dalam kamar. "Kau tidak mendengar Ucapanku, sekarang dirimu yang terluka dan itu menyusahkanku" Ocehan Abraham sambil membuka pintu kamar Ayu. "Maafkanku..Aku sudah tak sanggup hidup di sini, tolong lepaskan Aku" Ayu mencoba memohon kepada Abraham. "Hahaha..Aku di bayar mahal hanya untuk menjagamu di sini agar tidak kembali ke suamimu" Ucap Abraham tertawa. "Apa? Siapa yang menyuruhmu?Apa salahku" Teriak Ayu marah dengan perkataan Abraham. "Diam kau..Jangan membuatku marah atau aku akan membunuhmu" Ancam Abraham. "Bunuh..Aku..Bunuh.." Ayu menantang. Plak... Abraham menampar Ayu dengan keras, Tubuh Ayu yang tidak siap menahan tamparan keras dipipi terhuyung dan terjatuh dari ranjang. Ayu menangis. Dia menyerah dengan keadaan. Dia seperti tidak bisa menahan rindunya pada suami,Anak dan keluarganya. Dia tidak pernah membayangkan akan hidup seperti ini di sekap bersama laki-laki Asing dan tempat Asing. ***** Alex masih mencari keberadaan Istrinya, Dia tidak tahu apakah Ayu masih hidup atau mati. Tapi instingnya Ayu masih hidup dan pasti sangat menderita, Sama seperti dirinya yang sangat menderita. Dengan Melihat foto hasil jepretan Wartawan di menemukan No polisi mobil yang membawa Ayu, Tapi sayang mobil tersebut di tinggal di Sebuah Pelabuhan. Tapi dari situ Alex menemukan titik terang dimana Ayu di bawa. Menurut petugas pengangkut barang di pelabuhan melihat Mobil hitam membawa wanita bergaun merah masuk ke Dalam Kapal yang menyebrang ke Pulau terjauh di Jakarta. Alex mengerahkan Semua anak buahnya Untuk mencari Ayu. Alex sedang terduduk di ruang kerjanya. "Hai..Alex..Bagaimana kabarmu? Aku ingin menjenguk Anakmu." Bella datang dan tanpa Pamit masuk ke Ruang kerja Alex. "Hai..Bagaimana kau masuk Bella.." Ucap Alex kesal. "Aku hanya mengatakan kalau Aku temanmu dan menjenguk anakmu" Ucap Bella santai dan duduk di sofa Alex. Alex curiga Bella merencanakan sesuatu dan Alex Yakin Hilangnya Ayu berhubungan dengan Ayu. Alex akan berpura-pura tidak mencurigai Bella. "Adam Anakku di bawa neneknya, Kau tidak beruntung tidak bisa menemuinya Bella"Ucap Alex pura pura tenang. "Apakah Ibunya ikut pergi juga Alex?" Tanya Bella sambil melirik Alex. "Ayu menghilang dan Aku kehilangannya" Jawab Alex. "Apa?" Bella terkejut. "Entahlah..Di pergi bersama Laki-laki dan sekarang dia tidak diketahui keberadaannya" Ucap Alex datar menyembunyikan kesedihannya. "Apa Istrimu kabur dengan Laki-laki lain Alex?" pancing Bella menghasut Alex. "Entahlah Bella" Jawab Alex pura pura tak peduli. "Oh..Tuhan Kasihan Adam, Pasti di sangat kesepian Ibunya pergi. Andai saja aku bisa mengasuhnya. Aku temanmu Alex jadi Aku seperti Aunty Nya" Bella dengan muka bersedih. "Iya Bella Aku sangat sedih Adam sangat membutuhkan Ibunya" Alex terlihat sedih Alex semakin yakin Bella di balik hilangnya Ayu, Dia menjauhkan Ayu dan berpura-pura simpati padanya. "Sungguh bodoh kau Bella" Ucap Alex dalam hati, Dia akan ikuti permainan Bella. "Bagaimana kalau kau setiap hari bermain kesini Bella, Adam akan senang Aunty cantiknya hadir" Ucap Alex menjebak Bella. "Benarkah Alex" Bella sumringah tersenyum, akhirnya Alex dekat dengannya lagi pikirnya. "Mulai besok aku akan selalu datang menemui Adam, Ah..Aku tak sabar bertemu dengan Adam Alex" ucap Bella dengan wajah gembira. "Baiklah aku akan kembali ke Butik, Besok aku akan datang" Pamit Bella kepada Alex dan pergi keluar ruang kerja Alex. "Cih..Dasar Wanita Ular, Kau akan menyesal telah menjauhkan Ibu dari anaknya" Alex sangat muak dengan Bella pura-pura tidak tahu Ayu menghilang. ***** Karena Emosi dengan Ayu, Abraham meninggalkan Ayu sendiri tanpa makanan dan minuman sampai jam makan siang. Ayu sangat menderita karena dari semalam di tidak makan, Perutnya perih dan badannya berkeringat dingin. Ayu masih bingung Kenapa dia di Culik dan Sebenarnya Apa yang terjadi. Saat Ayu terduduk sambil memeluk perutnya sendiri. "Makan Ini" Ucap Abraham secara tiba tiba sambil meletakan Nasi dan Ikan bakar. Ayu yakin disini tak jauh adalah Lautan. karena hampir setiap hari menu makannya Ikan segar. Dia makan dengan lahap tanpa memperdulikan Abraham. Ayu harus bertahan agar bisa bertemu dengan keluarganya, karena Ayu yakin Alex pasti mencarinya. "Apa kau sudah makan?" tanya Ayu. "Hemm.." Abraham terduduk sambil merokok. "Suamiku kaya raya, Lepaskan Aku maka aku akan meminta uang untuk menebusku" Ucap Ayu mempengaruhi Abraham. "Aku tahu, Tapi ini bukan hanya masalah Uang" ucap Abraham sambil terus mengisap tembakaunya. "Aku tahu kau bukan penjahat, Karena Penjahat tidak ada setampan dirimu" Ucap Ayu menebak. "Hahaha..Aku tidak tertarik pada Rayuamu" Tolak Abraham atas pujian Ayu. "Aku sudah mempunyai Suami dan Anak mana mungkin aku merayumu, Aku tahu kau terpaksa melakukannya. Aku berharap suamiku melepaskanku dan memaafkanmu" Ucap Ayu sambil membereskan sisa makan siangnya. "Kau Sangat yakin suamimu menemukanmu disini? Tanya Abraham. "Ya, Dia sangat mencintaiku bahkan dia menyewa puluhan orang untuk menjagaku, dia sangat Posesif tapi aku sangat menyayanginya" Ucap Ayu Bersemangat. "Kalaupun aku mati, Setidaknya masih ada yang mengenangku" ucap Ayu tersenyum kecut. Tak lama ada suara derapan langkah kaki dan membuat Abraham panik dan menarik lengan Ayu dan bersembunyi di sudut lemari. " Sepertinya Nona Ayu di sekap disini, kita geledah rumah ini" Ucap seseorang seperti Anak buah Alex. Brak... Pintu di buka paksa, pria berjumlah 5 Orang masuk ke dalam bangunan tersebut Ayu berniat berteriak tapi mulutnya di tutup oleh lengan besar Abraham. "Aku tahu kau menyekap Nona Ayu disini, Bebaskan Nona Ayu atau kau akan mati" Ancam seseorang. Abraham masih bersembunyi di balik lemari dan tiba tiba pintu lemari terbuka dan Abraham menodongkan Senjata ke leher Ayu. "Kau mengingankan wanita ini? Aku akan membebaskannya tapi Bebaskan Aku" Ucap Abraham bernegosiasi sambil keluar dari balik lemari. "Tenang Nyonya kami Utusan Tuan Alex dan akan membebaskamu" Ucap seorang Laki-laki sambil menodongkan Pistolnya ke Abraham. "Tolong ikuti permintaannya, Bebaskan dia dan aku pasti akan terbebas" Perintah Ayu pada Anak buah Alex. Anak Buah Alex berjumlah 10 orang terus mengarahkan Pistol ke pada Abraham. Abraham menyuruh Ayu berjalan ke mobil Abraham dan Anak buah Alex mengikutinya. Abraham menghidupkan mesin mobil dan mulai melajukan Mobilnya menjauhi bangunan tempat penyekapan Ayu. Ternyata Ayu di bawa ketengah hutan di antara pemukiman Warga. Setelah perjalanan 1 jam mereka sampai di sebuah dermaga kecil dengan beberapa perahu nelayan bersandar. "Ayo turun, Aku akan melepasmu saat Di kota nanti" Ucap Abraham kepada Ayu yang mulai lelah dengan Pistol menempel di leher. "Lepaskan Aku, Aku akan meminta Merek membebaskanmu" Rayu Ayu agar Abraham melepasmu. Melihat Abraham Lengah Ayu menarik pistol dan ternyata tanpa sengaja pelatuknya tertarik. Dor.. Pistol Abraham meletus dan mengenai Ayu. Dor..suara tembakan kembali terdengar. Abraham di tembak Anak Buah Alex dan tepat mengenai Jantung Abraham. Abraham tersungkur di Sisi dermaga. "Abraham.." Ayu memanggil Abraham dan penglihatannya menggelap. TBC..
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN