Gagal Perayaan.

1104 Kata
Dua hari berlalu semenjak Pesta penyambutan Ayu, Bella dan Ayahnya berniat melarikan diri dari Indonesia. Alex menarik investasi dari Perusahaan Ayahnya Bella dan mengajak rekan pengusaha menarik Investasi juga. Hal utama yang akan dilakukan Alex yaitu melumpuhkan Perusahaan Bella. Ayu sudah mulai Pulih dari Cideranya, Karena terlalu lama tidak menyusui dan kekurangan nutrisi Ayu tidak bisa menyusui Adam lagi. Asi nya terhenti dan itu membuatnya sedih. Ayu duduk di Balkon depan kamarnya sambil minum Teh sore. "Sayang.." Alex memanggilnya Mesra. Ayu menoleh dan tersenyum. "Apa kau baru tiba?" Tanya Ayu sambil meraih tangan Alex. "Ya..Kenapa Kamu terlihat sedih?"Tanya Alex lagi. "Aku tidak bisa menyusui Adam lagi" Jawab Ayu. "Kalau Adam tidak bisa di susui kenapa tidak menyusui Ayahnya" goda Alex. "Ayah m***m" Ayu tersipu. "Apa kau lupa..Sudah lama kita tidak tidur bersama, Aku merindukanmu"Alex menatap Ayu. Ayu tersenyum dan mengerti maksud Alex. Dia beranjak dari duduknya dan duduk di pangkuan Alex dan menciumnya. "Apa kita harus memakai alat kontrasepsi?"Tanya Ayu. "Aku berharap kau hamil secepatnya, Aku ingin rumah ini penuh dengan suara Anak-anak, Jadi jangan berani memakai Alat kontrasepsi" Alex menatap Tajam Ayu. Alex membuka Kancing dres Ayu. "Stop..Masih Sore" Ayu menghentikannya. Alex menurunkan Ayu dari pangkuan mengambil Ponsel dan ternyata menghubungi Nina untuk menjaga Adam sementara dan dia bergegas mengunci Pintu kamar agar tidak ada yang mengganggunya. "Hai..Sayang..Apa yang akan kita lakukan?" Tanya Ayu malu. Alex menghampiri Ayu dan menariknya ke Ranjang mereka. Merebahkan tubuh Ayu dan mengankat Dres yang Ayu Pakai. Terlihat Celana Dalam Putih Ayu dan Alex tanpa sabar melepas paksa Celana Dalam tersebut. Sekarang terlihat bibir kemaluan Ayu yang lama tak di jamah Alex. Alex membuka Kaki Ayu lebar dan mengelus halus bibir kemaluan Ayu yang merah dan menggoda. Alex memainkan k******s Ayu dan membuat Ayu menggelinjang gerakan pinggul tanpa arah. "Akh.." Desahan Ayu mulai keluar. Lubang kemaluan Ayu sudah basah. Alex membuka celana dan Boxernya. Terlihat Batang k*********a Yang gagah berdiri penuh urat. Alex menuntun Batang miliknya masuk ke lubang kemaluan Ayu. "Em..Akh..Akh.."Ayu mendesah kuat saat Lubang k*********a dihujam Batang perkasa Milik Alex. Alex terus menarik ulur miliknya di lubang kemaluan Ayu sampai di puncak kenikmatan dan menyemburkan Cairan Miliknya di rahim Ayu. Alex mencium Ayu dan tertidur di Samping nya. Ayu tersenyum dan memeluk Alex. Sungguh mereka seperti pengantin Baru. **** Hari-hari yang hilang akibat penculikan seperti terbayar dengan suka cita Ayu Mengasuh Adam, Alex sampai Iri pada anaknya karena semua perhatian Ayu terfokus pada Adam. Ayu baru saja menidurkan Adam di kamarnya, Ayu terlihat pucat dan Alex yang baru saja tiba dari kantornya menyadari hal itu. "Sayang Apa kamu sakit?" Tanya Alex pada Ayu yang berjalan lunglai. "Sepertinya Aku Anemia, Aku merasa Lemas dan Sedikit lelah" Jawab Ayu. "Aku akan meminum obat Penambah darah" Tambah ayu. "Baiklah..Aku tunggu di kamar" Alex sambil berjalam menuju kamarnya. Baru saja Alex sampai di Kamar, Terdengar suara pelayan Ribut dan mengetuk pintu. "Tuan..Nyonya Ayu pingsan di dapur" Pelayan terlihat panik. "Apa..??" Alex berlari ke Dapur dan melihat Ayu tergeletak di lantai dengan kepala di pangkuan Nina. "Nyonya Bangun.." Nina menepuk Pipi Ayu. "Sayang Apa yang terjadi" Alex terlihat Panik dan mengangkat tubuh Ayu ke Sofa besar. "Panggil Dokter" Alex memerintahkan Pelayan. Dokter Yunita tiba dan langsung memeriksa Ayu yang masih pingsan di Sofa. "Istri Pak Alex baik-baik saja, Setelah siuman saya sarankan menemui Dokter kandungan. Sepertinya Istri Anda sedang hamil" Penjelasan Dokter. "Apa Hamil" Alex terkejut dan membuat Dia tersenyum bahagia. "Baiklah..Saya akan membawanya ke Dokter kandungan setelah Istiri saya siuman" Jawab Alex sumringah. Ayu berada dikamar sekarang, Alex tanpa henti membelai Rambut dan pipi Ayu. Dia tidak menyangka gadis manis didepannya ternyata bisa merubah hidupnya dan menjadi Ibu dari Anak-anaknya. "Eh.." Suara lenguhan Ayu terbangun mengejutkan Alex. "Sayang..Apa ada yang sakit"Tanya Alex. "Kenapa Aku ada dikamar?" Tanya Ayu. "Kamu pingsan" Jawab Alex tersenyum. "Benarkah..Maaf merepotkanmu" Ayu terlihat sedih. "Aku bahagia sayang.., Bentar lagi rumah ini akan ramai dengan Anak-anak.."Ucap Alex terlihat bersemangat. "Maksud Ayah?" Tanya Ayu bingung. Alex mengelus perut Ayu. "Ada bayi mungil calon adiknya Adam disini" jawab Alex. "Apa?" Ayu terkejut. " Kita periksa ke dokter kandungan besok pagi" Ucap Alex mencium dahi Ayu yang masih tampak bingung. "Adam masih terlalu kecil Ayah.." Ucap Ayu dengan mata berkaca-kaca. "Bukankah itu anugrah dari Tuhan Sayang..? Tanya Alex sambil mengusap Pipi Ayu. "Bukan Aku tidak bahagia, Aku takut Adam kurang perhatian dari kita Sayang.." Jawab Ayu menangis. "Kamu adalah wanita terbaik yang pernah Aku kenal, Semua akan baik-baik saja bila kamu Ibu nya.Percayalah Adam pasti bahagia mendapat Adik lucu" jawab Alex masih dengan telaten memberi pengertian. "Baiklah..Aku harap kita berdua bisa menjadi Orangtua yang Bijak buat Anak-anak kita" Ucap Ayu tersenyum. Alex mencium mesra bibir Istrinya, Seakan tak mau lepas. Seakan Ia lupa bahwa Istrinya sedang Sakit akibat kehamilannya. Bibir Ayu menjadi candu untuk Alex, Tangan Alex seakan jenuh berdiam diri dan mulai menjalar kebagian tubuh Ayu lainnya. Dada dan Pangkal Paha Ayu menjadi Sasaran Alex memainkan Sentuhan Telapak tangan dan jari-jari. "Ah.." Ayu melenguh Manja saat Alex menggesek Jari-jarinya memainkan Pangkal paha dan mengenai Bibir kemaluan Ayu yang masih tertutup Kain. "Bagaimana kalau kita rayakan kebahagian kita Honey.."Bisik Alex di telinga Ayu. "Sayang bukankah kamu belum Mandi?" Ucap Ayu tersenyum. "Apa kamu mau memandikan Suami ini?" Tanya Alex menggoda. "Aku sedang sakit dan lelah, Aku akan menunggumu di ranjang" Jawab Ayu tersenyum membelai wajah Alex yang sedikit dipenuhi bulu di rahangnya. "Baiklah.."Alex beranjak meninggalkan Ayu sdi ranjang sedikit enggan melepaskan tangan mereka. Ayu tersenyum Manis menatap Alex yang terus menengok kearahnya. " Aku tidak menyangka Suamiku yang dulu kejam bisa menjadi sangat manis dan membuatku seperi surga" gumam Ayu dalam hati sambil bibir tak berhenti tersenyum. Alex keluar dari kamar mandi, Dengan Handuk dililit di pinggang dan Badan Atletis membuat Kaum hawa manapun yang melihatnya pasti akan terpesona. Ayu yang memejamkan matanya tersntak saat tangan dingin Alex menyentuh Pipinya. "Maaf Aku tertidur" Ayu tersenyum. "Aku yang meminta maaf mengejutkanmu" Jawab Alex. "Apa kamu lelah?" tanya Alex. "Tidak..Aku hanya membayangkan betapa meriahnya rumah ini bila anak ini lahir" Jawab Ayu sambil mengelus perut ratanya. Alex tersenyum dan mengecup perut rata Ayu dengan mengangkat Baju Tidur Ayu menampilkan Perut Ayu yang halus. "Aku akan terus membuatmu hamil sampai Rumah ini penuh dengan Anak-anak kita" Ucap Alex menggoda. Ayu tertawa dengan Godaan Alex. Alex membuka Handuk dan membuat Ayu teriak pelan. "Akh..Sayang Kenapa membuka Handuknya" Ucap Ayu menutup Wajahnya dengan tangannya. "Bukankah Kamu sudah sering melihat Milikku?" Tanya Alex. "Tapi Aku saja Malu" Ucap Ayu malu. Tok..Tok..Suara pintu diketuk dari luar. " Tuan Alex..Ibu anda tiba.." Ucap pelayan diluar. "Astaga Moms Ini mengganggu saja.." Ucap Alex kesal. "Haha..sudahlah, Ayo kita keluar" ajak Ayu tertawa. "Gagal sudah Perayaan ini" Gumam Alex kesal. TBC..
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN