Malam itu, di sebuah ruangan ballroom hotel bintang lima ibu kota. Suasana begitu ramai, suara musik melankolis mengalun lembut dari biduan ternama, para tamu undangan dari berbagai golongan berdatangan dalam rangka acara ulang tahun putri tunggal seorang wanita terkenal Nancy Purnama. "So beautiful, Nancy... putrimu memang luar biasa, kalau seandainya aku punya anak laki-laki sudah pasti aku akan melamarnya menjadi menantuku," kata seorang wanita paruh baya yang merupakan teman Nancy ketika masih kuliah. "Terima kasih banyak atas pujianmu, Valentina. Tapi aku senang setelah mengetahui anakmu juga perempuan. Kalau seandainya anakmu pria, sulit bagiku menolak lamaran sahabatku kan?" balas Nancy dengan canda. "Hai Nancy, hallo Valen." Sapa seorang pria yang berusia sebaya dengan mereka be

