Awal dari Perburuan

1339 Kata

Lisa terkulai di tepi dermaga penginapan, wajahnya pucat pasi. Angin laut sore itu berhembus lembut, tapi tubuhnya gemetar hebat. Ponselnya masih tergenggam erat—sambungan terakhir dengan Nancy sudah terputus. Ia menatap laut lepas yang berkilau diterpa cahaya matahari senja, namun di balik keindahan itu, rasa bersalah menyesakkan dadanya. “Tidak mungkin… ini tidak mungkin…” bisiknya pelan, hampir tanpa suara. Ia menatap ke arah tempat Tiffany diculik beberapa jam lalu—bekas jejak kaki di pasir masih terlihat, perahu cepat yang membawa Tiffany pun lenyap di balik pulau karang. Semua sesuai rencana mereka, kecuali satu hal—seharusnya itu hanya sandiwara. Dewa, Arif, Fitra, Susan, dan William berdiri di belakang Hilda, semuanya dalam keadaan panik. Arif memegang bahu Lisa kuat-kuat. “L

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN