Jangan menggangu macan tidur. Sekali terbangun, dia tak akan melepaskan sang penganggu. *** Di restoran, Sasi, dan Adia masih berkutat dengan perdebatan kecil akan apa dan kenapanya Elard, Susan tersenyum kecil mengamati keduanya. Susan sendiri justru berdebat dalam hatinya, antara mendekati Sasi dan memperkenalkan diri sebagai ibu Elard atau cukup berkenalan saja dan membiarkan Sasi kebingungan akan siapa dirinya. "Arghhh...." Adia gemas dan mengacak-acak rambutnya sendiri, membuat Sasi tersenyum geli sendiri. "Saya jadi bingung, Sas, kamu yang bercinta kenapa saya jadi ikutan frustasi." Adia menjerit kecil dan kembali mengacak-acak rambutnya. "Hihihi..., kamu kan sudah empat kali berpacaran, pastinya kamu tahu bagaimana lelaki itu." "Iya. Tapi..., gak ada yang kelakuannya serumit E

