Di setiap amarah selalu ada rindu yang terselip untuk dipadu bersama lagi. *** Sasi sudah satu kali salah belok. Tadi dia jutsru terarah ke dapur. Orang dapur berkata untuk kembali dan setelah lorong menuju dapur, baru lorong menuju toilet atau kamar mandi. Masalahnya sekarang, setelah lorong menuju dapur, Sasi dihadapkan pada aera hijau. Ada batu setapak menuju ruangan lain. Sasi bingung antara belok ke kiri atau menuju ruangan lain yang di depannya. Akhirnya dia memutuskan belok saja ke kiri. Yang terjadi kemudian membuatnya makin tersesat. Jika ke kanan, Sasi melihat taman dan terlihat kolam renang. Jika ke kiri, Sasi melihat ruang dalam yang lebih luas. Sasi memutuskan tetap ke kanan. Perasaannya takut. Walau ada lampu taman, tetapi suasana yang temaram dan dia sendirian, tetap ter

