Suka? Sayang? Cinta? Semuanya ada? Ungkapkan sesegera kamu menghirup napas untuk hidupmu. Terlambat sedikit, hilanglah dia untuk yang lain yang lebih berani. *** Di dalam mobil, Elard masih mengawasi kegelisahan Sasi. Perlahan Elard memegang jemari tangan Sasi, bermaksud untuk menyadarkan sasi tanpa mengagetkannya. Tampaknya tak berhasil, karena Sasi justru terlonjak kaget. "Eh.... Lho..., udah sampai, yah." Sasi menoleh ke kanan, ke kiri, depan dan belakang. "Hmm..., sudah dari tadi," jawab Elard yang segera menarik kembali tangannya. Ia bersyukur Sasi tidak bertanya kenapa tangannya bisa sampai di jemari tangan Sasi. "Ha? Dari tadi? Sungguh?" Elard tak menjawab, ia justru keluar dari mobil, mencabut kunci mobil, dan kemudian memutari mobil, menuju ke sisi pintu di mana Sasi duduk.

