Kalau masih cinta jangan coba-coba bilang putus. Perbaiki saja. *** Sasi berdiri sendiri di kamar Elard. Matanya menyusuri tiap sudut kamar Elard yang sangat rapi. Tak terlalu ramai pernak-pernik, khas kamar lelaki. Hanya saja terlalu sepi. Ada tempat tidur, meja kerja, dan lemari pakaian yang panjang. Ada meja rias simpel khusus lelaki. Tertata rapi botol parfum. Di sebelahnya ada lemari kaca tempat menyimpan jam tangan dan juga dasi. Di meja televisi tak hanya ada televisi, tetapi juga seperangkat audio. Ada juga video dan game. Sasi tersenyum ternyata Elard bisa juga santai dengan bermain game. Sasi meletakkan tas pakaiannya di dekat meja rias dan kemudian duduk di tepi tempat tidur. Ini kedua kalinya ia menginap di rumah orang. Namun, kali ini dia sendirian. Perasaannya tidak nyama

