48 - Kabur

1071 Kata

Drrrt Sebuah ponsel bergetar di atas meja kayu di ruangan kecil ini. “Mbak, itu lho hapemu bunyi,” peringat Maya pada bos-nya. Lea menutup telinganya. “Nggak mau angkat! Pasti Andrew!” tolaknya mentah-mentah. “Lhah? Mbak, diangkat aja di selesaikan baik-baik masalahnya. Pulang gitu kek. Kamu udah di kosku dua hari kan, Mbak.” Lea menggelengkan kepalanya dengan mata terpejam. “Udah pulang kok kemarin. Ambil baju sama skinkerku!” “Ya tapi kan tanpa sepengetahuan Mas Andrew kan, Mbak. Mas Andrew pas kerja,” kata Maya lagi. Layaknya memomong anak kecil. Itu yang dia rasakan. Sebelum menginap di kos Maya, Lea dipinta pulang ke rumah oleh Leoni. Akan tetapi Lea tidak ingin. Dia hanya mampir sebentar saja untuk mengambil perlengkapannya. Seterusnya, dia melipir ke kos Maya dan membujuknya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN