51 - Mual

1282 Kata

“Andrew kamu keren!” ucap Anna yang sudah setengah mabuk itu dari dalam mobil. “Makasih pestanya!” Indah masih menunggu momen yang tepat untuk berbicara dua mata dengan Lea. Entah apa yang akan dikatakan oleh wanita dengan postur tinggi itu. Setelah melambaikan tangan, Andrew kemudian masuk ke dalam rumah. Membiarkan Lea dan teman-temannya berpisah. “Lea,” bisik Indah. Mengajak Lea agak menyingkir dari hadapan pintu masuk. Agar berjarak dari tatapan dan telinga Andrew. Indah seketika memeluk Lea dengan tampang kecutnya. “Sabar ya, Lea. Kamu nggak perlu akting di depanku kalau kamu ternyata tidak baik-baik saja.” Lea melepas pelukan yang tak tulus itu. “Kenapa, eh?” “A-aku melihat Andrew bersama wanita lain ... dua hari lalu,” ungkap Indah. “Sabar ya kamu. Aku pulang dulu ya,” pamitny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN