44 - The Baby

1130 Kata

Semakin hari semakin intens saja pertemuan Andrew dan Lea. Sudah sewajarnya. Namanya juga suami istri. Senyuman mentari belum juga muncul di pagi hari ini. Andrew merasakan sesak di dadanya. Hawa panas pun juga bukan penyebabnya. Sudah tak tahan, dia menyibakkan kelopak matanya yang masih seperti lem alias lengket. Dilihatnya rambut wanita berwarna hitam yang acak-acakan di dadanya. Nampak tepat di bawah dagu Andrew. “Kunti—” Pikirnya sedetik sebelum benar-benar sadar. Dia menelan ludahnya kembali sesaat setelah menyadari aroma tubuh istrinya itu. “Leaaa, bikin gemetaran aja. Grr.” “Mhh.” Lea mengerang pelan ketika mengeratkan pelukannya pada Andrew. “Eh!” pekik Andrew yang tak terima bila diberi pelukan terlalu kuat seperti itu. Bukannya senang tapi malah tersiksa. Andrew pun mema

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN