Rasanya seperti mimpi. Ya, Alice tidak pernah memimpikan kehidupan yang seperti ini, menikahi pria yang awalnya ia benci setengah mati, tapi kini berbalik dan Alice justru mencintainya sepenuh hati. Alice masih ingat dengan janji yang Levin lontarkan satu bulan lalu. Tentang pria itu yang akan selalu bersamanya, tentang hidup bersama sampai ajal menjemput... Dan, di sinilah Alice berada sekarang. Bukan di depan pintu penthouse milik Levin yang mewah, bukan pula di istananya yang penuh pengawal dan dingin itu. Ya, hanya sebuah rumah minimalis yang Levin beli satu minggu lalu, berada di perumahan yang dekat dengan perusahaan Levin yang baru. Levin sudah menceritakan semuanya. Tentang pria itu yang menyerahkan seluruh tanggung jawab perusahaan pada Ganendra--yang memang merupakan pewa

