33. Cinta

1311 Kata

Air mata Alice tumpah. Bahunya masih bergetar ketika ia berjalan ke arah ruang keluarga sambil mendekap buku tua itu erat-erat. Bahkan langkahnya nyaris terhuyung ketika ia sampai di ambang pintu yang mengarah pada ruang tengah. Karena dalam buku diari milik sang mama sudah mewakili semuannya. Tentang kebenaran ucapan Clara, tentang peristiwa mengerikan di masa lalu--yang membuat Alice trauma hingga dua tahun, sampai pada pesan terakhir ibunya yang berhubungan dengan Levin. Astaga... Kenapa mereka semua berbondong-bondong menyembunyikan kenyataan ini dari Alice? Jika saja Alice tahu sejak awal, mungkin paradigmanya pada Levin akan berubah. Atau mungkin... apa? Itu semua tidak akan merubah masa lalu bukan? Alice tertawa sinis, menertawai dirinya sendiri. Hal itu memang tidak akan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN