Bab 16

1142 Kata

“Beneran,aku sama Nara. Ini lagi jalan ke apartment, tunggu aja. Sebentar lagi sampe,”balas Rina sambil melirik ke arah Nara di bangku sebelahnya. “Kok bisa...nemu di mana?” Sekujur tubuh Saka lemas, lega karena Nara sudah ditemukan secara tidak sengaja oleh Rina. Tapi, bagaimana caranya mereka bertemu, buiankah sebelumnya mereka belum pernah berkenalan langsung. “Nanti aja di sana aku jelasin ya. Nara baik-baik aja kok. Aku lagi nyetir ini. Bye...” Rina memutuskan sambungan. Saka mengusap wajahnya, tubuhnya masih lemas karena kejadian ini. Ia menunggu dengan cemas, mondar-mandir, waktu berjalan begitu lama. Bel berbunyi, Saka membuka pintu dengan cepat. Rina berdiri di ambang pintu, memeluk seorang gadis cantik, karena cantiknya Saka sampai tidak mengenali itu siapa. “Mana Nara?” “La

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN