Dua bulan sudah berlalu, Difa saat ini baru selesai menyiapkan keperluanya untuk melahirkan, sesuai anjuran dokter, Difa akan melahirkan secara caesar besok. "Kenapa melamun sayang? "Tanya Dimas memeluk istrinya dari belakang. Difa menghela nafasnya, "Sebenarnya aku ingin sekali melahirkan secara normal, tapi.... " "Tapi tuan putri kita begitu manja dan meminta di jemput."Ucap Dimas, ia lalu duduk di ranjang dan membelai perut besar Difa. Karena kondisi bayi Difa yang sungsang menyebabkan Difa harus melahirkan secara sesar besok sesuai HPL Difa. Tok... Tok... Difa menoleh ada Siti di depan pintu,"Kenapa Siti? "Tanya Difa "Maaf Nyonya, di luar ada bunda Sifa." "Ah ya,kami segera turun." Difa menatap suaminya, "Ayo... " "Iya sayang."Dimas berdiri, "Apa hanya ini? "Tanya Dimas

