Difa dan Rey baru saja menginjakan kakinya di Bandar Udara Internasional London Heathrow. Kabar yang ia terima begitu tiba di rumah membuatnya segera pergi ke negara asal suaminya. "Mobilnya siap nona. " Difa menghela nafasnya, "Panggil Difa saja, kita teman sekarang." Rey mengangguk, "Oke. " Difa langsung masuk ke dalam mobil yang telah di buka pintunya oleh Rey untuknya. "Terimakasih Rey. " Rey hanya tersenyum lalu ia memutari mobil dan duduk di sebelah supir yang membawa mobil itu "Kami baru saja keluar dari Bandara." Begitu yang Rey sampaikan di telepon pada seseorang di seberang sana. "Jaga jarak untuk pengawalan, nona Difa tak suka terlihat mencolok. " Setelah itu Rey menutup panggilan teleponnya dan menoleh sesaat pada Difa yang duduk di kursi belakang. Difa terlihat b

