Difa menghela nafasnya lega setelah melihat kondisi ayahnya. "Pulang saja sayang, kasihan Difia dan Jason. "Ujar bunda Sifa "Iya bun... Maaf ya bun, Difa gak bisa ikut jaga ayah." Bunda Sifa mengusap bahu putrinya, "Tidak apa sayang... Pulanglah. " "Iya bun... Difa pamit. " Setelah menyalami bundanya,Difa pulang ke rumah, hari sudah semakin sore, sudah hampir dua jam sejak dia meninggalkan anak-anaknya bersama Asih dan Siti. "Pulang ke rumah pak. "Ujar Difa pada supirnya. Difa lalu mengambil ponsel di dalam tasnya, ia belum menerima pesan lagi dari Rey,ia lalu menelponnya. "Hallo Rey... Bagaimana? " "Mm... Difa, kau yakin mau tau? " Difa mengerutkan keningnya, "A... Ada apa Rey... " "Aku share lok di mana suamimu berada sekarang, juga percakapanku dengan tetangga di sini,aku

