Part 66

2172 Kata

Semua orang yang ada di ruangan ini terdiam. Tidak ada yang bertanya padaku. Mereka mungkin tahu, apa alasan aku pindah. Keputusanku sudah bulat untuk pergi dari tempat ini. Tempat yang sudah tidak lagi memberikan rasa nyaman dan aman. Membuat pikiran tidak tenang dan bisa mengganggu konsentrasi belajar. "Nana, mau indekos di mana? Memangnya ada?" tanya ibunya Mas Panji. Aku tahu jika beliau penasaran dengan tempat indekos baruku. Wajar saja, karena memang sulit mencarinya jika bukan tahun ajaran baru atau akhir semester. Tidak ingin memperlama acara pamitan ini, aku lebih baik jujur. Sebab, agar tidak ada lagi yang penasaran. "Saya sudah dapat kamar di g**g Manggis, kebetulan dekat juga dengan sekolah." Ibunya Mas Panji membelalak karena terkejut."Saya pamit ke kamar dulu, ya," pamit

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN