Selesai makan siang dobel dengan sarapan, aku segera menuju ke ruangan Pak Parno. Beliau guru pelajaran Olahraga kelas tiga. Pengampu mata pelajaran Olahraga kelas dua adalah Bu Sari. Rindu rasanya membuat beliau pusing karena ulahku. Dulu pernah terkena lemparan pemukul kasti. Akhir-akhir beliau selamat dari berbagai musibah. "Selamat siang, Pak. Bapak cari saya?" tanyaku saat sudah sampai di ruangan Pak Parno yang kebetulan tidak ditutup pintunya. Beliau mempersilakan duduk. Aku pun segera duduk di kursi yang telah disediakan. Tanpa basa-basi beliau menyampaikan maksud dan tujuannya memanggilku. Ternyata ada sedikit rezeki yang beliau berikan untukku. "Ini, uang dari Diknas. Waktu itu pihak kantor belum memberikannya pada sekolah ini. Baru sekarang diberikan. Tetap semangat, ya," ka

