Dengan memberanikan diri akhirnya Rafa membuka matanya dengan perlahan. Seketika mata tajamnya menatap mata indah Bella dengan sorot tak percayanya. Beberapa kali pria pemilik hidung mancung itu mengedipkan matanya. Dirinya mencoba meyakinkan kembali pengelihatannya. Seketika pria tampan itu mendudukkan dirinya. Tangan berototnya menyentuh pipi sang istri dengan perlahan. Detik kemudian jemarinya beralih menyetuh dagu wanita yang sampai detik ini masih berstatus sebagai istri sahnya. Seakan masih tak percaya dengan apa yang ia sentuh, jemari lelaki tampan itu kembali menyentuh pipi Bella. Bahkan, ibu jari Rafa mengusap lembut pipi perempuan pemilik mata hazel tersebut. “Kenapa kali ini kamu terlihat sangat nyata, Sayang?” ucap Rafa. Mata tajam pria itu menelisik seluruh wajah sang is

