Seperti Nyata

1273 Kata

Siang ini Dirga menyempatkan dirinya untuk mengantar sang adik untuk mengunjungi kediaman Rafa Salim. Setibanya kakak beradik itu di sana, mereka di sambut dengan haru oleh Dewi. Bahkan, wanita setengah baya itu tak hentinya menitikkan air mata. Sebagai seorang mertua, dirinya merasa malu dengan permasalahan yang menimpa rumah tangga Rafa dan Bella. Tangan keibuannya tak henti menggenggam tangan putih sang menantu. Dirinya seperti seseorang yang takut akan kehilangan seorang menantu yang sangat ia sayangi. Mata tua Dewi terlihat lelah. Bahkan, lingkar hitam pada kelopak bawah matanya tidak bisa membohongi kondisi yang sebenarnya. “Sayang, maafkan Mama yang tidak bisa mendidik Rafa dengan baik. Bahkan, masalah yang menimpamu juga terlambat Mama ketahui. Sungguh Mama sudah lalai berperan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN