Barra harus berterimakasih kepada bulan yang sedang enggan menampakkan dirinya, dan bintang yang bersembunyi dibalik awan kelabu malam itu, sehingga malam terlihat lebih kelam dan keberadaannya tersamarkan karena bayangannya tak nampak. Di atas atap istana ini, Barra mengamati setiap bangunan, setiap orang-orang yang berlalu lalang, tak luput juga para penjaga. Sejenak Barra beristirahat, lalu duduk di atas sebuah atap. Pikirannya kembali pada saat ia berbincang dengan Trugeris. Dari percakapan itu, dia mengetahui keadaan Vizena saat ini. "Hilang ingatan, ya," gumamnya, sejenak ia berpikir mengenai masa depan, jika Vizena hilang ingatan bagaimana mereka akan mampu untuk kembali merebut Luxorth. "Tidak, aku harus memastikannya sendiri." Barra mengenyahkan semua pikiran negatifnya. Dia

