Disha dan Yuga di kamar

1834 Kata

Hari Minggu, saatnya bersantai setelah membanting tulang memeras otak seminggu penuh. Umumnya, orang-orang akan bangun siang dan bermalas-malasan. Namun tidak dengan Yuga. Pria itu tetap disiplin dengan bangun pagi, lalu mengerjakan rutinitas Minggunya. Membersihkan tempat tidur, menyegarkan diri, olahraga ringan sebentar, lalu menyeduh kopi kesukaannya sambil menunggu keringat kering agar bisa mandi. Setelah beberapa hari lalu dirinya galau dibuat Tya, kini Yuga sudah bisa sedikit rileks. Semalam Tya sudah bisa dihubungi kembali. Tepatnya, semua pesan yang tiga hari lalu dia jejalkan ke handphone Tya, semalam sudah terkirim dan terbaca. Tya bahkan sempat membalas pendek dan singkat. 'Tenang saja, Pak. Saya tidak lupa dengan kesepakatan kita.' Sudah. Itu saja. Singkat, padat, dan jelas

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN