Keputusan Tya

1107 Kata

Vhi menatap Bumi tak percaya. Sesaat, hanya ada sunyi di antara mereka, hingga akhirnya Vhi menggeleng dan berkata pelan, "Kalo lo ada di posisi gue, apa lo akan nyerah gitu aja? Nggak berjuang mendapatkan orang yang lo sayang? Perasaan gue sama Tya bukan baru sebulan dua bulan, Mi! Belasan taun! Lo tau itu kan? Gue nggak bisa nyerah sekarang!" Bumi menggeleng. "Kalo cinta ya memang harus berjuang. Tapi mencintai 'kan, bukan semata-mata memiliki." Vhi mendengus keras. "Bullshit!" Bumi diam, tak langsung melanjutkan kalimatnya. Dia juga tak melakukan apa pun meski saat ini tangannya gatal ingin menggosok mulut Vhi karena memaki di depannya. Namun, Bumi tahu, sekarang Vhi sedang tak baik-baik saja. Pria di depannya ini sedang patah hati dan itu membuat Vhi jadi gelap mata. Okelah, sekali

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN