"Katakan sekali lagi." Arsen memasukkan satu tangan ke saku celana, berdiri di balik dinding kaca tidak jauh dari ruangan meeting perusahaan Waster Grup, memegang ponsel yang menempel di telinga di tangan yang lain. "Om takut salah mendengarnya." "Aku akan segera menikahi Shine Aurora." Di sebrang sana, Om Martinnya terdiam sesaat lalu perlahan tawanya menggema disertai pekikan. "BRAVO ARSEN MARVELLO!!" Arsen tersenyum miring, menatap bangunan tinggi di luar dengan tatapan menerawang. Pagi-pagi sekali, Arsen datang ke apartemen Shine untuk membawa wanita itu pergi dan tinggal bersamanya di apartemennya agar Zafier tidak bisa seenaknya datang. Meski awalnya mereka harus adu mulut tapi Shine akhirnya menyetujui, dengan syarat, Arsen tidak boleh ikut campur dalam urusan pekerjaannya dan

