Happiness

1084 Kata

Mereka tak mau sekolah selama luka di titit belum kering. Gaya merasakan tangannya hampir copot karena harus setia mengipasi kemaluan imut si kembar yang barusan dipotong ujungnya. "Mak, kurang kenceng." Kun mengangsurkan kipas sate untuk mengganti kipas penganten di tangan ibunya. Gaya mengeluh, ini sudah kipas kelima yang diminta Kun. Kalau anaknya itu merengek lagi, Gaya akan mengipasi titit Kun dengan hairdryer atau blower. Yuri duduk di kursi, memberikan Sky petunjuk cara memandikan Wang. "Yah, Wang gak suka tititnya disiram." Sky menyeringai jijik, dia belum menyimpang sampai mau memegang alat kelamin anjing. Wang menyalak bahagia saat air membasahinya, seperti bintang iklan shampo, binatang itu mengibas-ngibaskan air yang menempel di bulunya, Sky harus menjauh untuk menghindari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN