Asa melangkahkan kakinya secepat mungkin. Ia memasuki area gedung sekolah setelah memakai seragam. Awalnya gadis itu bersantai di dalam kamar asrama bersama Dina. Akan tetapi, ia sangat terkejut saat melihat Mika dan lainnya muncul di televisi. Sudah dua minggu lebih dirinya tak melihat pemuda itu. Jangankan melihat, ia bahkan tak pernah mengangkat teleponnya. Asa kesal, tentu saja. Banyak rumor yang mengatakan Mika akan keluar sekolah, bahkan berita itu keluar dari mulut teman-temannya sendiri. Akan tetapi, apa ini? Kenapa anak itu tiba-tiba datang dan tak mengucapkan sepatah kata pun padanya? Asa kesal. Saat kakinya memasuki halaman utama sekolah, dia bisa melihat para wartawan yang pergi dari lokasi pers. Mobil-mobil polisi juga keluar satu per satu. Tak salah lagi, siaran pers itu s

