Setelah berada di unit apartemen Rigel, laki-laki itu mengajak Sita duduk di sofa yang nyaman di depan televisi tanpa menyalakan televisi supaya mereka bisa fokus mengobrol empat mata. Setelah melihat Sita memberinya waktu untuk berbicara, Rigel memulai penjelasannya. “Aku bantu Ziva untuk mendapatkan peran di filmnya Bang Joseph yang terbaru. Ziva cukup banyak berjasa waktu aku masih debut karier di dunia modeling. Dia cerita banyak persoalan yang menimpa usaha dan kariernya di Milan. Aku tergerak untuk membantu dia. Sekedar untuk balas budi. Nggak lebih dari itu. Aku tahu harusnya bicarain ini lebih dulu sama kamu. Tapi aku pikir bisa menyelesaikan persoalan Ziva tanpa melibatkan kamu. Aku cuma nggak mau ganggu waktu kamu.” Sita hanya terdiam mendengar penjelasan panjang itu. Tentu sa

