episode 1
Pria dengan mata biru berasal dari prancis, duduk berhadapan dengan seorang gadis asli indonesia dengan wajah ketimuran rambut ikal yang diikat rapi dengan kulit coklat nan bersih.Gadis itu bernama olive.....
"Bonjour!" Nama saya Loui verhaag. Apakah kamu dari pantai sawarna ? "c'est une jolie plage!". pria bermata biru itu penuh semangat namun tetap dengan gaya nya yang elegan , serta efektif.
"Ah , oui! merci , Monsieur verhaag. Sawarna memang cantik......," jawab olive dengan mata yang berbinar. Olive senang karena ada turis asing yang mengenal pantai sawarna tempat kelahiran nya.
Monsieur verghaag tersenyum simpul sambil menggumam kan sesuatu yang jelas tidak akan terdengar oleh olive. Tangan nya dengan sigap menyortir kertas - kertas yang berisi beberapa contoh design baju yang berserakan di depan nya.
Olive selamat datang di Beaucoup Boutique. Tempat ini berkomitmen untuk membantu menyalurkan bakat anak muda se -Asia untuk belajar di prancis! saya sudah melihat CV- mu, dan melihat semua karya design bajumu. Saya sangat tertarik dengan latar belakang mu yang berasal dari pantai sawarna."
Pria itu berdehem sebentar, olive merasakan keringat mengalir di punggung nya karena gugup.
" Saya ingin tau lebih lanjut apa yang membuat anda ingin pergi ke prancis?"
Olive mulai merasakan gelisah dia mencari - cari alsan yang sekiranya tepat yang mungkin akan meloloskan nya ke tahap seanjutnya.
" Mmmm .... saya .... ingin mendapat kan pengalaman baru dan ......."
" Olive......," Monsieur Verhaag tiba-tiba menyela ucapan nya. " Saya tidak terima alasan klise dan cari aman seperti itu olive."
Olive tercekat, dia tidak menyangka akan reaksi Monsieur Verhaag akan seperti itu . Dia tidak bisa mencari alasan palsu yang lebih bail lagi dari yang diucapkan nya.
" Saya ingin sekali mendengar alasan yang sebenarnya ..............," ujar Monsieur verhaag.
Olive merasa seakan - akan tubuh nya tiba - tiba mengecil dan disekeliling nya berubah menjadi lebih besar dari nya. Olive berpikir mencari alasan apa yang sangat tepat sebelum akhir nya ia menyerah.
" Baiklah saya akan mengatakan yang sejujur nya , Monsieur, tujuan satu - satunya saya ke prancis karena ..........."