Baik, tarik napas panjang, lepaskan dan pura-pura tidak ada siapa pun di sebelahku saat ini. Pura-pura lupa dengan pertanyaannya barusan seperti lebih baik daripada menanggapinya dengan perasaan berdebar. Tapi...tetap aja nggak bisa. Sosok di sebelahku seperti mengeluarkan hawa mencekam. "Alamat nasabahnya dimana?" tanyanya tiba-tiba setelah hening beberapa saat karena pertanyaan nggak pentingnya tadi. Oke, sepertinya dia sudah lupa dengan pertanyaannya barusan. Aku juga akan berpura-pura lupa dan menganggap apa yang dibicarakannya barusan hanya angin lalu. "Eh...itu...," gawat...kenapa aku jadi mendadak lupa siapa nasabah yang mau kukunjungi hari ini. Karena memang pada kenyataannya nggak ada satu calon nasabah pun yang menjadi rencana kunjunganku hari ini. Di kepalaku hari ini hanya

