Pagi itu Harold terpaksa membebaskan Tommy. Seperti orang bodoh dan polos, Harold setuju untuk melepaskan Tommy beserta anak buahnya asalkan mereka tidak menampakkan diri di depan Lenora. Harold menatap kepergian keempat orang yang naik motor itu dengan tak rela. “Tuan Adhi, sebenarnya apa rencana Tuan? Mereka tidak akan jera sebelum masuk ke penjara.” Harold menoleh ke salah satu pekerjanya yang bertanya. Pria itu pun menunjukkan senyum kecil. “Aku sudah meminta orang-orangku yang lain untuk mengawasinya mulai sekarang.” “Itu rencana yang bagus, Tuan.” “Mereka sudah berpencar di hutan untuk mengikuti Tommy dari kejauhan. Cepat atau lambat aku akan membongkar pekerjaan kotornya.” “Jadi, Tuan akan tetap melaporkannya?” “Tentu saja, karena aku juga tidak tahu apakah yang bekerja dengan

