Malam - malam yang mereka lewati kali ini terasa begitu sunyi. Rasanya menjadi kembali seperti orang asing. Clara seperti biasa hanya diam namun kali ini ketika Lucas mengajaknya bicara, perempuan itu bahkan tidak melihat ke arah matanya. Clara menjawab setiap perkataan Lucas tanpa melihat ke arah lelaki itu, hanya menunduk sesekali berbalik dan tampak ingin menghindarinya. Lucas menghela nafas, tahu bahwa Clara pasti sakit hati. Perkataan bibinya, yang secara tidak langsung bersumber dari orangtuanya itu tentu saja membuat gadis itu nelangsa. Lucas tahu bagaimana rasanya, karena dia dulu pernah merasakannya. Pernah ada di posisi itu. Merasa direndahkan, disepelekan, dikecilkan dan tidak disetujui karena status sosial itu membuatnya luar biasa sakit. Tapi kalau begitu apakah Clara juga me

