"Ibu akan segera pulang. Jaga adikmu, yah." Rie bergegas tanpa pamit pada pria yang sejak tadi terus bersamanya. "Tunggu!" Isaac mencegatnya dengan menarik lengannya tiba-tiba. "Ada apa?" Rie berpikir serius dengan pertanyaan itu. Namun ia memilih egonya untuk tak mengatakan apapun. "Apa yang -" "Tidak perlu khawatir. Tunggulah di sini sampai James datang. Dan istirahat lah di rumah," tukas Rie sambil berusaha mendorong tangan Isaac yang masih menggenggamnya erat. Namun Isaac tak mau mendengarkan dan memilih untuk memperdebatkan pertanyaan yang masih belum terjawab baginya. "Aku mendengar suara Nia tadi. Ada apa? Kenapa tak ingin memberitahuku?" Rie mulai terpancing emosi. Ternyata tak mudah menghadapi Isaac yang keras kepala, "Ini tidak ada hubungannya dengan mu. Sebaiknya perhati

