Matahari sudah mulai memerah di barat sana. Rachel duduk sendiri di depan tendanya dengan sangat santai. Nadia dan Senja belum kembali dari acara mandi mereka. Rachel kembali lebih dulu karena mereka masih ingin berlama-lama disana. “Sendirian?” Tanya Juro yang tiba-tiba muncul di hadapan Rachel. Dia sudah terlihat sangat rapi dengan setelan jeans biru gelap dengan kemeja putih. Dipadu dengan vest warna lembut yang menempel pas di badannya. Jika penampilannya seperti ini, dia benar-benar terlihat seperti tuan muda dari keluarga kaya. Biasanya dia hanya berpakaian biasa saja selama di asrama. “Iya, yang lain masih belum kembali.” Jawab Rachel. “Mau jalan-jalan sebentar? Sayang banget kan pemandangan seindah ini dianggurin?” Ajak Juro.

