Menempati rumah sendiri memang yang paling nyaman. Ibarat kata ingin jungkir balik pun tak apa. Tak akan ada yang mengomentari. Sejujurnya tinggal di rumah kedua orang tuanya pun tidak masalah. Mereka tidak keberatan dan tidak pernah mencampuri urusan rumah tangganya. Kinan juga terlihat sangat cocok dengan ibunya. Mereka bahkan sering ke salon bersama. Namun, seorang Arya Alfarizki Pramono memiliki impian besar untuk keluarganya kelak. Dia ingin menjaga dan mendidik istri beserta anak-anaknya. Dia ingin membahagiakan mereka dengan rumah pribadi dengan privasi tetap terjaga. Lebih-lebih, dia tidak mau mengganggu kedua orang tuanya. Arya bersyukur, di usia Ara yang sudah tiga tahun itu. Mereka sudah memiliki tempat tinggal sendiri. Rumah yang nyaman dan penuh kebahagiaan. "Sus-su." Terd

