"Mas ...." Wanita itu membangunkan sang suami dengan perlahan. Berusaha agar pria itu tidak kaget. Hari masih sangat pagi. Matahari saja belum memunculkan semburatnya. Tadi malam Arya pulang sekitar jam sebelas. Sebenarnya Kinan masih terjaga, tapi ia tak turun untuk menyambut sang suami. Kata ibunya, wanita hamil atau yang masih memiliki anak kecil tidak boleh dekat-dekat dulu jika ada anggota keluarga yang baru pulang dari melayat. Kinan hanya menghubungi Arya lewat pesan singkat. Menanyakan apa suaminya itu ingin dibuatkan minuman atau tidak. Dari pesan itu Arya juga bilang jika jenazah Sarah langsung dimakamkan di pemakaman umum dekat rumah sakit. "Ngghh ...." Arya masih berat untuk membuka mata. Kinan akhirnya duduk di samping perut Arya. Mengusap bahu suaminya itu dengan lembut. "

