Tanpa berganti baju dan mengisi perut terlebih dulu. Arya dan Kinan hanya menunaikan sholat dhuhur dan langsung menuju tempat ibu dari anak bernama Gibran. Asisten rumah tangga sudah diberi tahu agar menjaga Ara di rumah. Dua puluh menit mobil melaju dalam senyap keheningan. Tak ada satupun yang mengeluarkan suara. Kinan dan Arya sibuk dengan pemikiran masing-masing. Kinan yang masih menebak-nebak hubungan apa yang Arya dan Sarah jalani saat ini. Sementara Arya sibuk memikirkan cara untuk meluluhkan hati istrinya. Semua tahu, murkanya Kinan sangat menakutkan. "Kenapa ke sini?" tanya Kinan tak tahan untuk buka mulut. Sudah ingin bertanya sejak tadi ketika jalan yang diambil suaminya itu berbeda dari jalan yang ia lewati bersama ojek online tadi. Sebuah rumah sakit besar kini ada di hadapa

