"Berhenti dulu aja, Pak. Mungkin penting." tutur Kinan ketika dering telepon seluler milik sopirnya terus menggema. Sudah ada sekitar tiga kali panggilan dan pria itu tak kunjung menjawabnya. Mungkin sungkan karena ada Kinan di sini. Nyonya Arya itu tadi minta diantar ke sebuah toko kue. "Baik, Bu." jawab sopir usia 35 tahun itu lalu menepikan mobil warna hitam itu. Mematikan mesin kemudian mengambil ponselnya di saku celana dan menempelkan benda itu ke telinga. "Minta tolong sama tetangga dulu, ya, Bu. Ini Bapak lagi nganter Ibu majikan. Nanti kalau sudah selesai, Bapak minta ijin pulang." ucapnya panjang dan memutus panggilan dari istrinya di rumah. "Ada apa, Pak?" tanya Kinan ketika mendengar nada cemas dari sopirnya saat menerima telepon. Sopir itu menoleh ke belakang. Raut wajahnya

