Tulisan ini aku tujukan untuk Dara Laksmi Sasmita, perempuan dengan tinggi badan 160 cm dan berat badan 48 kg, berambut pendek ala TNI wanita, dan berggigi gingsul. Setidaknya itu yang kusimpulkan dari hari terakhir kita bertemu. Tentu, kamu ialah cinta yang mustahil aku wujudkan, cinta yang terlalu memalukan untuk diperjuangkan, dan cinta paling lancang yang pernah kurasakan. Kamu tahu, Mbak Dara? Angka memang menjadi pembeda akan tetapi kelancangan cinta tidak pernah mengenal perhitungannya. Masih ingatkah kamu denganku, Mbak Dara? Adikmu yang hilang usai menangis di hadapanmu. Aku kalah kala itu. Apa kabar denganmu, Mbak? Kuharap kamu baik-baik saja dan berbahagia, sebab aku pun baik-baik saja dan tidak berbahagia. Tak apa, aku mencoba berbahagia saat menulis ini untukmu. Tunggu, masi
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


