"Maaf, Pak. Saya terima telepon dulu," ujar Damar pada pemilik rumah yang terpaksa ia ladeni. "Silakan, Pak." "Ya?" Damar bicara pada orang di seberang sana. 'Aman, Pak. Enam orang sudah tumbang.' Suara orang di seberang telepon. "Kamu pasti?" tanya Damar. "Iya, Pak." "Terima kasih. Saya ke sana sekarang." Setelah itu Damar mengakhiri panggilan. "Maaf, Bapak yang punya rumah ini?" tanya seorang pria yang datang bersama wanita. "Bukan, bukan saya, tapi Bapak yang di sana," jawab Damar, menujuk dengan sopan ke arah pemilik rumah. "Oh, maaf." Pria dan wanita yang baru saja datang itu menghampiri si pemilik rumah. "Selamat sore, Pak. Saya yang tadi malam menghubungi Bapak dan ingin melihat rumah ini bersama istri saya." Ups! Si pemilik rumah pun bingung. Jika mereka orang yang tadi

