Bab 16

1332 Kata

Ester mematung di dalam kamar mandi, tepatnya di depan wastafel. Wajahnya pucat pasi sambil menatap dirinya yang seperti orang bodoh di depan cermin. Kaki-kakinya mendadak lemas menerima kenyataan ini. Sungguh ia tiak akan pernah menyangka kalau ini akan terjadi. Ia merenung di sana cukup lama, kemduian mengumpulkan tenaga untuk bangkit dan turun ke bawah.             Raka sedang minum kopi di meja makan. Malam tadi pria itu menginap di rumah, kondisi akan normal seperti biasa jika Kayra dan Yumna di rumah. Mereka terlihat seperti keluarga harmonis yang sesungguhnya.             Ester menuruni anak tangga dengan hati-hati sekali. Ia berjalan medekati Raka.”Ka...” Raka menoleh sekilas, ekmudian fokus kembali apda ponselnya.”Iya ada apa?” “Aku mau bicara penting!” Raka meletakkan ponsel

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN