"Sky." Bisikan lembut Tasha menyadarkan pemuda tampan itu, Sky melepaskan pelukan dan memberi jarak antara dirinya dengan gadis di depannya cepat. Kikuk. Sky menggaruk lehernya yang tidak gatal kaku. "Maaf." Cicitnya di balas senyuman manis Tasha tulus. "Tidak apa-apa, Sky. Mmm, maaf Sky siapa yang sakit?" Tanya Tasha ingin tahu. "Masuk aja ya." Ajak Sky mengajak Tasha masuk ke dalam kamar rawat inap sang adik. Seketika tatapan Tasha tertuju pada sosok gadis cantik yang di tubuhnya di penuhi alat bantu rumah sakit, meskipun pipi gadis itu terlihat sangat tirus tapi Tasha yakin sosoknya sangat cantik jika dalam keadaan sehat. "Dia--" "Adik aku, namanya Honey." Tasha mengangguk ber-oh ria. "Boleh aku duduk di sampingnya?" Tanya Tasha meminta izin dengan sopan. Sky memanda

