"Kakak nggak mau tau aku habis kemana?" Suara dengan nada menyebalkan itu terdengar menyapa ketika ia hendak membuka pintu kamarnya, kepalanya menoleh kesamping menatap Tashi adik tirinya yang memandang dirinya dengan raut sumringah seperti orang yang habis menang lotre saja. Tasha menggeleng tak minat. "Yah, sayang banget loh Kak. Padahal aku habis ..." bukannya melanjutkan adik tirinya itu justru terkekeh geli sendiri membuat Tasha hanya menatapnya dengan sorot mata aneh. "Kamu lebih baik istirahat, Tashi. Dan satu lagi ... jangan seperti kemarin, kalau kamu mau pergi hubungin orang rumah dulu. Jangan buat masalah." seru Tasha menasihati. Bibir Tashi terlihat mengerucut mendengar perkataan Tasha. "Ck, heboh banget sih. Aku kan cuma mau have fun. Apa salah?" "Terserah kamu saja.

